Courtesy of bangkok.com

Courtesy of bangkok.com

Banyak monumen menarik yang bisa pengunjung temukan saat menjelajahi jalanan di Phuket, untuk mengenang jasa para pahlawan juga beberapa kejadian makan didirikanlah beberapa bangunan dengan pondasi batu dan dipajang di pinggiran jalan besarnya. Seperti halnya Phuket Heroines Monument yang terletak di bundaran lalu lintas di Thepkasattri Road di Thalang yang juga menjadi  salah satu landmark di Phuket. Monumen ini didirikan karena adanya kisah inspiratif tentang keberanian Lady Chan dan Lady Mook yang memimpin penduduk setempat dengan sebagian besar anggotanya adalah perempuan , untuk melawan penyusup Burma dan memenangkan pertempuran. Pertempuran mengesankan juga heroik ini terjadi lebih dari dua abad yang lalu dan hingga kini masih memiliki dampak yang sangat kuat bagi jiwa penduduk lokal yang mengidolakan pahlawannya tersebut. Bahkan bagi banyak warga Thailand cerita ini hampir sama dengan Joan of Arc . Kedua wanita pemberani yang mempelopori perlawanan ini adalah dua suster yaitu Chan dan Mook yang menjadi bagian dari keluarga Baan Kien Village. Kini pengunjung akan mengetahui sedikit kisah mereka,  Chan menikah dan menjadi janda dua kali untuk pernikahan yang kedua kalinya ia menikah dengan gubernur Thalang Town dan ketika ia berusia sekitar 45-50 tahun , suaminya meninggal karena penyakit kejadian ini terjadi sebelum pasukan Burma menyerang .

Pada awal invasi dengan banyak penyerangan dimana – mana ia bukannya melarikan diri namun bergabung dengan Mook untuk mengumpulkan orang-orang dan melawan hingga sisa dari cerita ini telah menjadi legenda yang membuat nama mereka selalu terkenang. Pengunjung juga bisa menemukan dokumentasi yang menunjukkan bagaimana Lady Chan menjalani kehidupannya setelah perang. Dia membantu penduduk setempat untuk membangun kehidupan mereka lagi melalui perdagangan timah juga beragam hal lain yang  tidak biasa bagi perempuan di kawasan Thailand saat itu karena dua abad yang lalu para wanita hanya tinggal dirumah dan bertugas membesarkan anak-anak mereka . Peristiwa utamanya terjadi pada awal tahun 1785 saat Lady Chan yang ketika itu merupakan seorang janda gubernur Thalang bersama-sama dengan adiknya memimpin desa untuk melawan Burma . Dan pada bulan maret Maret 1785 mereka berhasil memenangkan perang , bukan dengan kekuatan tapi dengan menggunakan strategi cerdas . Kisah berlanjut hingga waktu setelah perang  ketika Raja Rama I yang menjabat salama tahun 1736 hingga 1809 yang juga merupakan pendiri Dinasti Chakri memberikan penghargaan kepada dua wanita tersebut dengan memberi mereka gelar kehormatan berupa nama Thao Thepkasattri dan Thao Sri Sunthorn . Hingga akhirnya pada tahun 1793 Lady Chan meninggal tetapi tidak ada catatan kapan kakaknya meninggal. Dan pada tahun 1909, Raja Rama mengajukan ide untuk membangun sebuah monumen untuk para suster tersebut hingga akhirnya monumen baru di bangun pada tahun 1967 pada jaman pemerintahan dan Raja Rama IX.  Jika pengunjung singgah di Phuket sekitar pertengahan Maret , jangan lewatkan acara besar tahunan yang disebut Thao Thepkasattri – Thao Sri Suntorn Festival .


Jam buka: Sepanjang tahun
Lokasi : Tha Rua Junction di Thalang , sekitar 12km sebelah utara Kota Phuket


Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , ,