Pada jaman dahulu di Phuket, sudah menjadi kebiasaan bagi sebuah keluar besar untuk tinggal di bawah satu atap. Anak laki-laki tertua lah yang berhak mewarisi rumah tersebut. Saudara-saudara yang lain tetap berhak tinggal di dalamnya, hingga mendapatkan pasangan dengan status sosial yang sama. Begitu juga China Inn ini, restaurant yang kini berbentuk Cafe dulunya adalah rumah peninggalan keluarga keturunan China Kolonial.

Supat “Noy” Promchan, pemilik restaurant ini awalnya memiliki impian masa kecil. Saat itu dia sering melintas melalui sebuah rumah orang kaya. Saat mengintip ke dalam, dia melihat seorang gadis dengan pakaian yang sangat bagus. Dia menginginkan kehidupan itu dan menginginkan rumah seperti itu. Beberapa tahun berlalu dan akhirnya dia menemukan palang “Rumah Dijual” di depan rumah yang dulu dia impikan. Setelah menginvestasikan lebih dari 3 juta baht, akhirnya dia berhasil membeli rumah impiannya itu dan membukanya sebagai restaurant dan cafe.

Courtesy of phuket-info.asia

Dibuka pada bulan Oktober tahun 2004, restaurant yang satu ini kental akan nuansa romantis. Ruangan depan di desain dengan pencahayaan remang-remang dengan latar belakang taman di belakangnya. Sedangkan sisi lainnya, adalah spot makan di area terbuka di kelilingi keasrian tmbuhan yang hijau. Tentu memakan cukup banyak biaya untuk membuat tempat seindah ini.

Restaurant ini sebenarnya berukuran tidak terlalu besar. Hanya cukup menampung maksimal 75 buffet pribadi. Makanannya pun lezat, mulai dari cita rasa Thailand hingga sajian internasional. Disini juga tersedia toko souvenir yang bisa dikunjungi setelah makan.

Jam Buka: Senin-Rabu 11.00-18.00, Kamis-Sabtu 11.00-15.00, Hari minggu tutup
Lokasi: Thalang Road
Tel: 076-356239


Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , ,