Khlong Phadung Krung Kasem mulai digali pada tahun 1851 selama masa pemerintahan Raja Rama IV. Kanal ini tampak seperti parit besar sebagai perbatasan tidak resmi di Bangkok. Kanal yang dibuat untuk kebutuhan perluasan Ibu Kota ini, membentang sepanjang 5,5 kilometer. Berawal dari Chareon Krung Road, melewati Khlong Mahanak, dan berakhir di Chao Praya River, di dekat jembatan Rama VIII.

Sayangnya, di kanal ini sudah tidak bisa digunakan untuk merasakan sensasi mengarungi kanal dengan transportasi air. Pengunjung hanya bisa berjalan-jalan di tepian. Pemandangan dari sini benar-benar sangat indah. Tidak ada salahnya, sembari menunggu kereta di Chinatown atau di dekat Mangkon Kamalawat, Anda berkunjung kemari untuk menikmati panorama ujung kanal yang menawan.

Sungainya tampak sangat sepi dan tidak ada lalu lintas air diatasnya. Namun, kehidupan di sekitar kanal ini akan membawa kita pada nuansa sepi di Bangkok. Sambil berjalan dari MRT station ke Neo-Italian station, Anda akan tiba di sebuah jembatan putih yang menghadap langsung ke sungai. Aktivitas sungai terlihat sepi dibalik hiruk-pikuk kendaraan bermotor di sekitarnya dan meskipun burung-burung serta serangga berterbangan di udara. Benar-benar satu sisi lain yang bisa ditemukan di Bangkok yang sebenarnya merupakan kota padat.

Dibalik kondisi kanal yang serasa ditinggalkan ini, Anda masih dapat menemukan keindahan lain dari sisi yang berbeda. Di daerah ini, banyak ditemukan bunga-bunga bougenville yang mempesona, ada beberapa penjual buah dan pengendara tuk-tuk berlalu lalang, serta terdapat pula kios yang berdekatan, beberapa diantaranya cukup menarik perhatian. Tentu saja, sebagai area perdagangan di sekitar lokasi tersebut, suasana di sekitar kiosĀ  tampak lebih ramai dibanding suasana kanal yang tampak tidak ada aktivitas.

 


Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , ,