Courtesy of igobangkok.blogspot.com

Seperti kota Venice di Italia, Bangkok juga merupakan kota yang penuh dengan kanal. Dijuluki sebagai “Venice Timur”, kanal-kanal yang memiliki kesan oriental ini masih digunakan sebagai media transportasi air bagi penduduk.Khlongs yang berusia ratusan tahun ini, biasa digunakan untuk aktivitas perdagangan dan pariwisata.

Dalam kanal-kanal di Bangkok, dapat dilihat berbagai jenis sampan turun mengarungi sungai dimana di tepinya terdapat pohon-pohon rimbun. Pemandangan yang luar biasa. Pengunjung masih dapat mengabadikan momen-momen saat perahu mengarungi sungai melewati rumah-rumah kecil di tepian sungai.

Courtesy of www.bangkok.com

Seiring dengan berkembangnya waktu, banyak kanal yang kering kehabisan air karena bahaya zat kimia yang terkandung di dalamnya atau menyempit karena digunakan untuk kepentingan perluasan jalan. Namun, tidak semua kanal mengalami stagnasi akan aktivitas laut. Di kanal sungai Chao Praya misalnya, tidak lagi digunakan untuk perdagangan, melainkan hanya untuk pariwisata. Biasanya kanal ini akan membantu pengunjung untuk sampai ke kuil-kuil di sekitar sungai. Venice Timur ini, dimulai dari Sungai Chao Praya dan berakhir di Nonthaburi, sebuah kota kecil 10 km di utara Bangkok. Sebenarnya, tidak ada sesuatu yang special di Nonthaburi, namun sensasi menaiki perahu sambil memandang berkeliling meupakan pengalaman yang tak bisa dilewatkan di Bangkok.

Di kota yang dikenal sebagai pusat belanja bagi warga Asia Tenggara ini, Selain Bangkok Khlongs, terdapat tiga kanal lain yang tak kalah legendaris dan dapat dikunjungi, yaitu Khlong Saen Saeb, Khlong Thonburi dan Khlong Phadung Krung Kasem.

 

Untuk mengetahui informasi mengenai kanal lain, silahkan klik gambar di bawah ini :



 

 

 


Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , ,